Friday, August 18, 2017

Menjawab Tantangan Presiden RI Joko Widodo: Pertamina Berkomitmen Mampu Merealisasikan Program “BBM Satu Harga”



Sebelumnya, sekitar bulan Oktober 2016 lalu, presiden Jowo Widodo mencanangkan dan meresmikan penggunaan pesawat Air Tractor pengangkut BBM dalam mendukung program BBM Satu Harga, khususnya di wilayah Papua.

Penggunaan pesawat Air Tractor fasilitas Pelita Air Service ini merupakan respon cepat dari PT Pertamina dalam menjawab program BBM Satu Harga di Papua. Pesawat ini menjadi cara praktis dalam mengirim BBM melalui jalur udara. Selain itu, PT Pertamina juga mendirikan lembaga penyalur Pertamina di 8 Kabupaten Pegunungan dan Pedalaman (Puncak, Nduga, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Yalimo, Tolikara, Intan Jaya dan Pegunungan Arfak).

Mengutip dari situs BBC, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Pertamina akan rugi sekitar Rp 800 miliyar pertahun apabila di Papua ditetapkan harga yang sama dengan wilayah Indonesia lain. Namun, bagi Presiden RI Joko Widodo, ini bukan soal untung rugi, melainkan “keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia”.

“Ini bukan masalah untung dan rugi. Ini masalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jumlah Rp 800 miliar itu terserah dicarikan subsidi silang dari mana, itu urusan Pertamina. Tapi, yang saya mau ada keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Sehingga harganya sekarang di seluruh kabupaten yaitu Rp 6.450 per liter untuk premium,” ungkap Presiden Joko Widodo pada wawancara dengan tim BBC.

Lanjutnya, Presiden RI juga yakin jika Pertamina mampu mengemban tugas ini melalui efisiensi tanpa mengurangi keuntungan.

Sehingga, pada 1 Januari 2017 program BBM Satu Harga resmi diberlakukan di mana Pertamina ditunjuk pemerintah sebagai badan usaha penyalur BBM dalam penugasan BBM Satu Harga tertuang dalam Peraturan ESDM No. 36 tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus (Premium, Solar dan Minyak Tanah) Penugasan Secara nasional.

Secara on progresnya, Pertamina telah mewujudkan program BBM Satu Harga di Papua pada Rabu (9/Mei/2017) di Obano, Distrik Paniai Barat, Kabupaten Paniai, Papua. Peresmian  BBM Satu Harga di Obano ini menjadi tindak lanjut dari program BBM Satu Harga pada yang sudah dimulai di 8 Kabupaten tersebut.

Lanjut menurut VP Corpporat Communication Pertamina Adiatma Sardjito menyatakan bahwa, “Hingga akhir Juni lalu realisasi pengoperasian lembaga penyalur BBM satu Harga di seluruh Indonesia telah mencapai 21 titik di daerah-daerah 3T (Terdepan, Terluar dan tertinggal). 21 titik tersebut terdiri dari 8 titik yang merupakan bagian program Papua satu Harga, 1 titik di Krayan, Kalimantan Utara serta 12 titik dari 54 titik yang menjadi target pelaksanaan program Indonesia Satu Harga tahun Ini.”

Begini Tantangan Besar Pertamina dalam Menjawab BBM Satu Harga di Wilayah Long Apari, Kalimantan Timur.

Foto: Arya
Pada tanggal 14 s/d 16 Agustus 2017 saya berkesempatan mengunjungi TBBM samarinda yang awal perkiraan saya akan melakukan kunjungan ditribusi BBM dari TBBM Samarinda sampai akhir proses Long Apari sebagai pemenuhan program BBM Satu Harga.

Setelah berkoordinasi dengan pihak Pertamina Mor VI, ternyata waktu tempuh untuk mengikuti seluruh kegiatan distribusi hampir bisa memakan waktu satu minggu. Sehingga, waktu 3 hari yang diberikan sangatlah tidak cukup. Namun, saya pun tetap berkeliling mengikuti proses pengiriman distribusi BBM Satu Harga di titik TBBM samarinda dan kapal SPOB (Self Proppelled Oil Barge).

Walau tidak jadi kunjungan, saya tetap bisa mendapatkan alur cerita yang seru mengenai seberapa besar tantangan PT Pertamina melakukan distribusi BBM dari kota Samarinda hingga wilayah 3T Long Apari, Kaimantan Timur.


Perjalanan distribusi BBM dari kota Samarinda dilakukan dengan 2 skema. Perjalanan air melalui sungai dalam keadaan normal, dan dalam keadaan musim kemarau.  Keadaan normal, ditribusi dari TBBM samarinda dimulai dengan Kapal SPOB yang berlabuh di area backloading TBBM Samarinda. SPOB ini kira-kira membawa kurang lebih 150 kl Premium dan Solar 50kl menuju Long bagun. Adapun waktu tempuh menuju Long Bagun kurang lebih 3-4 hari.




Berlanjut dari Long Bagun, BBM dipindahkan dari SPOB ke drum-drum dan diangkut menggunakan perahu kecil longboat. Perjalanan dari Long Bagun ke Long Apari memakan waktu sekitar 1 hari, di mana harus melewati melewati 3 buah jeram di mana salah satunya adalah jeram (jeram panjang). Pada pertemuan jeram ini, perahu kecil longboat hanya bisa mengangkut 5 drum saja.
Padahal 1 longboat awalnya bisa memuat 1-35 drum. Namun, saat akan melewati jeram harus mengangkut 5 drum. Sehingga, loangboat terpaksan harus bolak balik sampai  drum-drum habis habis.

Skema selanjutnya jika sungai berada pada musim Kemarau. Mulai dari TBBM Samarinda, BBM diangkut menggunakan SPOB menuju pelabuhan Tering yang akan memakan waktu sekitar 2 hari sampai ke Long Bagun.

Dari Tering, BBM dipindahkan ke kapal Kelotok, SPOB tradisional yg lebih kecil dan memakan waktu  1 hari. Berlanjut Dari Long Bagun ke Long Apari, menggunakan Longboat dengan drum, tapi di jeram panjang, drum akan dipindahkan ke kapal Ketinting (kapal kayu kecil yang hanya muat 3 drum).

Nah, tantangan di sini selain geografis, adalah biaya tambahan dari ongkos angkut di mana 1 drum harus mengeluarkan kocek sebesar Rp 500.000. Sehingga dengan ongkos angkut transportasi kecil di tanggung Pertamina ini bisa menyamakan harga bbm di Long Apari sama dengan di kota besar. Skema perjalanan ketika kemarau dari Long Bagun ke Long Apari diperkirakan memakan waktu 3 hari.


Wah, kalau beneran saya bisa mengikuti perjalanan distribusi ini bakal ada keseruan dan tantangan seperti apa nanti. Hmm, jadi penasaran juga.

Terima kasih sudah membaca, jangan lupa dishare dan difollow:
IG/Twitter: @nursaidr_
IG/Twitter/fb: @Pertamina

Sumber:
www.pertamina.com
www.pertamina.com
http://www.migas.esdm.go.id
http://www.migas.esdm.go.id
http://tabloidjubi.com
http://www.bbc.com
________________________________________
Yuk tonton persembahan Video BBM Satu Harga:








Dirjen Cipta Karya Upaya Nyata dalam Merealisasikan Program Jokowi JK Nawa Cita Poin Ketiga

Sumber: indonesiacayo.com

Halo Indonesia, selamat hari kemerdekaan untuk negara Republik Indonesia yang ke-72. Semoga jaya selalu Indonesiaku. Harapan bagi saya untuk Indonesia adalah meratanya kesejahteraan hidup masyarakat Indonesia, baik yang di kota, desa, bahkan masyarakat dengan pemukiman terdalam.

Ya, mensejahterakan program masyarakat terdalam Indonesia masuk dalam salah satu program Nawa Cita Presiden Jokowi-JK pada poin ketiga disebutkan,

Membangun Indonesia dari program pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Lantas bagaimana mewujudkan kesejahteraan di wilayah pemukiman daerah terdalam? Tentu diperlukan adanya sistem yang terencana, menyeluruh dan berkelanjutan baik pembangunan infrastuktur, air bersih, listrik, ekonomi kreatif, pendidikan dan banyak hal lainnya yang mampu menyentuh dan mengihidupi masyarakat di wilayah terdalam ataupun terpencil.

Friday, August 4, 2017

Kerenn! Program Citizen Journalist Academy Diminati 1000 Lebih Mahasiswa Semarang


Kemunculan Citizen Journalist Academy tahun 2017 ini sepertinya menarik banyak perhatian dari mahasiswa Semarang. Hal ini terbukti dengan sudah diselenggarakannya di dua kota. Jakarta, dengan jumlah pendaftar sekitar 970an digelar di Lotte Shopping Avenue, Ica Palace, dan Semarang yang mendapatkan pendaftar dari mahasiswa sebanyak lebih dari 1000 peserta dan digelar di Gedung Balai Kota Semarang.

Berlokasi di gedung Balaikota Semarang, antusiasme yang sangat tinggi terlihat dari kehadiran peserta yang sudah datang 1 jam setengah sebelum acara dimulai. Sekitar pukul 11.30 peserta sudah berdatangan, dan mulai padat pukul 12.00.

 


Citizen Journalist Academy yang mengangkat tema Mobile Digital Journalist & Community Public Relations ini memang menjadi kajian praktek keilmuan yang sudah mulai atau secara tidak langsung dilakukan oleh kalangan masyarakat Indonesia. Hidup serba digital, munculnya wadah-wadah bagi masyarakat dalam menyajika berita atau yang sekarang dikenal dengan citizen journalist ini memberikan kesdaran bahwa acara CJA inilah, tempat mereka menuntut ilmu. Tak ayal bagi saya kalau acara ini bisa mendapatkakn respon positif dari kalangan mahasiswa.

Bahkan, karena porgram yang dijalankan oleh Pertamina dan Liputan6 ini hanya dilakukan di 3 kota, banyak mahasiswa di kota lain yang juga meminta untuk diselenggarakan di kota mereka. Bayangkan saja, kalau 1 kota mendapatkan antusias pendaftar lebih dari 1000 mahasiswa, dan di setiap kota ada. Acara ini mungkin bisa menjadi acara besar bertaraf nasional yang sifatnya rutin satu tahun sekali. Keren gak tuh?

Lanjut ke acara CJA. Acara mulai pukul 13.00 dibukan dengan hiburang dancing, dan lanjut ke sesi pertama yakni diskusi dengan para mentor mengenai program CJA di masing-masing bidang. Seperti Nurul Cinta yang akan menjadi mentor jurnalistik, Danny Maulana yang akan menjadi mentor visual videography, Jemmy Darusman yang menjadi mentor pada kelas public speaking dan lainnya.



Di acara Cirizen Journalist Academy Semarang kemaren pun turut dihadiri oleh Vice President Corporate communication, Adiatma Sardjito di mana beliau menyampaikan seputar bagaimana menjadi generasi milenial dan mempersiapkan diri di era digital dengan kreativitas dan pikiran positif. VP Corporate Communication PT. Pertamina, Adiatma, yang akrab disapa Pak Adim ini pun juga shsaring seputar profil pertamina dengan background energi, bahan bakar minyak dan gas.



Pada sesi kedua, dengan tema Creative Energy Class diisi oleh Timi pendiri kitabisa.com dan Aditya Wira Santika dari Investor Realtions Pertamina. Pada sesi ini Timi berbicara seputar jurnalisme, yakni jurnalisme kebaikan. Di mana dengan kekutan kata-kata dan social media, mampu membawa perubahan positif bagi orang-orang yang membutuhkan.



Hal menarik mungkin bagi saya adalah dengan adanya materi sesi 3 yakni Starting Your Career in Media Industri. Pada sesi dipandu oleh Coach Ryan Wiedaryanto berbagi kisahnya mengenai pengalamannya awal pertama kali mencoba masuk dunia industri media. Sharing ini mungkin bisa menjadi gambaran langsung bagi para mahasiswa seperti apa dunia industri itu. Dan tidak kalah penting, pada sesi 3 ini juga dijelaskan tahapan-tahapan standar mengikuti perekrutan lowongan pekerjaan sampai bagaimana mempersiapkan diri agar lulus uji seleksi pekerjaan. Menurut saya ini penting, karena mahasiswa dan para calon mahasiswa tentu belum mendapatkan pengalaman tersebut secara langsung, dan materi ini bisa memberikan gambaran kepada mereka bagaimana memulai karir dari awal perekrutan hingga saat bekerja di industri media nanti.

Semoga acara CJA Semarang ini memberikan manfaat kepada seluruh peserta mahasiswa yang hadir. Dan semoga peserta yang terpilih menjadi 30 besar finalis perwakilan Semarang yang berkesempatan mengikuti program CJA mampu mengembangkan diri dan menghantarkan menuju kesuksesan di masa depan.

Terima kasih Pertamina,
Terima kasih Liputan6.

Wednesday, August 2, 2017

Tak Sekedar Menyoal Pengeboran Minyak, Ini Dia Sisi Lain Pertamina EP Asset 3 Jatibarang Field


"Halo Sobat, bagaimana kabarnya nih?"
Eeaaa, nanya ala-ala aksen adminnya @pertamina hehe...

Mengawali bulan Agustus, alhamdulillah bisa jalan-jalan dan makan-makan, GRATIS. Siapa yang gak suka kalo diajak jalan-jalan gratis, nginep di hotel, makan-makan. Surga duniaaa.... Apalagi jalan-jalannya berfaedah.

Bersama rekan-rekan blogger hits, saya berkesempatan berkunnjung ke Pertamina EP Asset 3 Jatibarang filed. Ya, pastinya ini menjadi sesuatu hal yang gak pernah saya bayangkan. Bisa menyaksikan langsung proses pengeboran minyak bumi. Dan yang terpenting, bisa foto-foto keren ala-ala instagram gtu deh...(follow bisa kali @nursaidr_) 



Menyoal dunia persilatan si Pertamina. Ini menjadi hal yang baru bagi saya untuk menyelam sedikit lebih jauh. Pasti, bayangan kita soal Pertamina ya seputar bahan bakar saja. Ditambah dengan kehadiran Pertalite, yang menjadi bahan bakar alternatif saat ini di mana masyarakat mulai banyak pindah ke Pertalite. Apakah kamu salah satu yang sudah pindah ke Pertalite? Kalo saya sudah mulai setia dengan Pertamax selama dua tahun ini.

Lanjut cerita mengenai Pertamina EP. Pertamina EP ini merupakan perusahaan yang menyelenggarakan kegiatan usaha pada sektor hulu bidang minyak dan gas bumi yang meliputi juga ekplorasi dan ekploitasi. Tepatlah kini saya dan rekan-rekan blogger hadir di sini untuk melihat seperti apa proses pengeboran sumur minyak tersebut.


Pertamnina Asset 3  mempunyai 3 field: Subang Field, Jatibarang Field dan Ramba Field. Berdasarkan informasi yang tercatat, Jatibarang memiliki 456 pengeboran sumur field dengan beragam macam sumur. Seperti sumur yang masih produksi berjumlah 200, sumur injeksi 36, dan sumur yang sudah tidak produksi berjumlah 256 dan 26 sumur dry hole. Oh ya,  beberapa informasi menyebutkan bahwa EP Asset 3 Jatibarang field ini menjadi tulang punggungnya Pertamina.


Mungkin ada yang berpikir kalau pengeboran minyak hanya ada di laut. Di darat pun sebenarnya bisa, hanya saja sumur di darat bisa menghasilkan 10juta, sampai 15juta dolar. Tapi kalo di laut, bisa 5, 6 bahkan 10x tergantung ke dalaman laut. Pengeboran paling dalam yang ada di Indonesia sebagaimana yang dijelaskan VP Corporate Communication, bapak. Adiatma Sardjito berada di laut Sulawesi, Lepas Pantai Balikpapan.

VP Corporat Communication, Bpk. Adiatma Sardhito mengungkapkan bahwa energi itu mahal. BBM itu sebetulnya mahal, kalau bisa menghemat kenapa tidak? Hal ini karena untuk mencari minyak itu susah dan butuh biaya mahal.



Pada 10 kali pengeboran, belum tentu mendapatkan hasil. Sudah dapat 1 saja, udah bersyukur. Dan jangan tanya lagi soal biaya yang dikeluarkan untuk ngebor 1 sumur berapa dengan alat-alat yang canggih itu. Ya, kalo ngebor di laut dan gagal, berasa buang duit ke laut.

Sisi Lain dari Pertamina

Nah ini yang perlu diketahui. Di sisi lain menyoal persoalan urusan minyak dan gas. Ternyata PT Pertamina EP Asset 3 juga berupaya dalam mengembangkan lingkungan di wilayah sekitar. Upaya pengembangan lingkungan ini mempunyai 2 fokus utama: Pendidikan Karakter dan Pemberdayaan Masyarakat.

Seperti workshop kesehatan lingkungan sekolah, pelestarian budaya tari,  pembangunan rumah cerdas, budidaya domba dan biogis, budidaya ikan nila, perbaikan jalan, bantuan lampu tenaga surya, dan banyak lagi. Oh ya, program CSR ini telah meraih penghargaan tertinggi kategori Gold pada ajang Public Relation Award 2017 pada bulan Maret lalu. Mantab jiwa!

Pastinya, semua program ini dilaksanakan untuk masyarakat dan kembali kepada masyarakat juga. Semoga Pertamina bisa terus memberikan manfaat kepada masyarakat, dan dapat mengembangkan kesejahteraan serta kemakmuran hidup masyarakat lokal.

Ditunggu jalan-jalan kece lainnya lagi.
Follow:
twitter/ig: @nursaidr_
twitter/ig/fb: @pertamina 

Tuesday, August 1, 2017

Begini Serunya Tur Edukasi Pertamina dalam Memperingati Hari Anak Nasional 2017


Memperingati hari anak nasioanal, punya harapan apa sih kawan-kawan terhadap bibit penerus bangsa saat ini? Tentu kita semua mengharapkan tumbuh kembangnya anak-anak Indonesia menjadi generasi muda yang berprestasi, berakhlak mulia dan mampu mencetak prestasi yang membanggakan baik dalam kancah nasional maupun sampai internasional.

Nah, dalam memperingati hari anak nasional, PT Pertamina mengadakan kegiatan tour education yang menurut saya sangat menyenangkan dan juga mendidik. Pada minggu, (30/7) kemarin, PT Pertamina mengajak anak-anak dari para karyawan yang bekerja di Pertamina mengajak anaknya ikut mengikuti kegiatan #KidsgotoPertamina.

Program Kids go to Pertamina merupakan program tur edukasi yang cocok mengisi liburan anak. Berkumpul di gedung pusat PT Pertamina Jakarta, adik-adik diberrikan video bagaimana menghadapi siatusi darurat jika terjadi di lingkungan kita. Tidak hanya itu, dipandu oleh Ka Aditya, adik-adik Pertamina juga mendapatkan materi seputar bagaimana pengelolaan bahan bakar minyak yang selama ini kita gunakan.

Selanjutnya, adik-adik #KidsgotoPertamina diajak menuju damkar mendapatkan materi seputar api, kebakaran serta penganan kebakaran. Mempelajari jenis-jenis api, alat pemadam kebakaran, sampai teknik-teknik memadamkan api.


Selesai materi seputar pemadam kebakaran, adik-adik Pertamina diajak tour ke TBBM Plumpang. Wah, di sini adik-adik tak kalah antusias untuk melihat-lihat suasana pengisian BBM mobil tangki di TBBM Plumpang ini.

Tidak hanya sekedar keliling tur bis pengisian bbm ke mobil tangki, adik-adik Pertamina juga mendapatkan wisata ke tempat HSE Demo Room di mana di sana terdapat ruangan-ruangan dengan berbagai macam perlengkapan seperti: PPE & Occupational health yang dipenuhi dengan perlengkapan seperti bodyharnest, earmuff, gas welding goggle, p3k, fire blanket, dust musk, boots, helm dan banyak lagi. 



Selesai di ruangan, adik-adik berlanjut ke kantor TBBM Plumpang untuk melihat secara langsung jenis-jenis bahan bakar yang memiliki warna berbeda-beda. Dan di gedung officenya, di ruang serba guna, adik-adik Pertamina mendapatkan materi seputar mengenal profesi.



Semakin siang,  antusiasme adik-adik makin meningkat untuk melanjutkan perjalanan. Next trip selanjutnya adalah menuju SPBU (saya lupa lokasi SPBU ini di mananya). Materi di SPBU ini, adik-adik mendapatkan pengetahuan mengenai jenis oktan/ RON (research octane number) pada masing-masing jenis bahan bakar.

Dan destinasi terakhir menuju Ancol. Yippiii.... destinasi yang ditunggu-tunggu adik-adik Pertamina. Hehe Nah, di Ancol ini, adik-adik Pertamina mendapatkan kuis seputar materi-materi yang sudah disampaikan dari pagi hingga siang hari. Dan hebatnya, adik-adik masih mengingat semua materi tersebut. Bravooo...




Terima kasih kepada Pertamina untuk wisata edukasinya. Semoga makin banyak lagi liburan-liburan edukasi yang menyenangkan tapi memiliki nilai edukasi. Selamat hari anak nasional juga buat adik-adik di seluruh Indonesia. Semoga, bisa menjadi generasi muda yang berprestasi, mampu menciptakan karya-karya yang membanggakan baik kancah nasional maupun internasional.

jangan lupa follow:
twitter/ig: @nursaidr_
fb: @nursaidr

Twitter/ig/fb: @pertamina