Monday, March 14, 2016

Kenapa Saya Tidak Bahagia Meski Sudah Bekerja?



            Bekerja, di mana menjadi sebuah kata dalam benak usaha kita sebagai manusia untuk mendapatkan uang. Tidak punya uang, maka bekerjalah. Begitulah yang kita dengar. Kata-kata itu seolah mendoktrin bagi setiap orang untuk terus bekerja mencapai level tinggi guna mendapatkan gaji besar. Namun, apakah kita bahagia saat menjalaninya?

            Saat kita berjuang dalam bekerja ada dua hal yang pasti dikejar, kemakmuran dan kebahagian. Namun sayang, banyak di antara kita yang ternyata tidak mendapatkan keduanya. Menurut penelitian Carnegie Mellon Unversity, sejak 1983 hingga 2009 tingkat stres meningkat dari waktu ke waktu, 18% sampai 24%.  Alih-alih menambah kebahagiaan, malah stres yang bertambah.
Perlu diperhatikan adalah:
1.      Target boleh bertambah, namun stres jangan sampai bertambah.
2.      Impian boleh membesar, namun resah dan gelisah jangan sampai membesar.

Monday, March 7, 2016

Manfaat Menutup Aurat bagi Kesehatan Kulit


                Wanita, merupakan makhluk istimewa yang paling diperhatikan oleh Allah SWT. sehingga banyak ayat-ayat Al-Qur’an serta hadits yang merangkum mengenai segala sesuatu berhubungannya. Termasuk permasalahan menutup aurat.
                Seperti kita ketahui, batasan menutup aurat bagi wanita ialah dari atas kepala hingga ujung kaki, dengan pengecualian yang boleh diperlihatkan wajah dan telapak tangan. Hal ini sebagaimana hadits Nabi, dari ‘Aisyah ra. menyebutkan bahwasannya Asma binti Abu Bakar masuk menjumpai Rasulullah dengan pakaian yang tipis, lantas Rasulullah Saw. berpaling darinya dan berkata, “Hai Asma, sesungguhnya jika seorang wanita sudah mencapai usia haid (akil baligh), maka tak ada yang layak telihat kecuali ini,’sambil beliau menunjuuk wajah dan telapak tangan.” (HR. Abu Daud dan Baihaqi).

Memetik Hikmah dari Pohon Kelapa: Bahagianya Menjadi Pohon Kelapa


                Andai saja kita sadar, betapa indahnya hidup pohon kelapa di dunia ini. Andaikan saja kehidupan pohon kelapa menjelma juga dalam hidup kita. Bagaimana bisa sebuah pohon, yang diciptakan oleh Allah SWT tanpa akal dan nafsu mampu memberikan nilai kemanfaatan sepenuhnya sepanjang hidupnya. Lantas, bagaimana dengan hidup kita?
                Sudahkah kita menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga ataupun sesama? Sudahkah kita memiliki keteguhan iman layaknya kokohnya pohon kelapa yang tumbuh menjulang tinggi dengan kuat. Bisakah kita hidup tanpa butuh perhatian oranglain layaknya pohon kelapa, yang hanya akan dilirik ketika ia sudah dibutuhkan?

Stop Pangku Laptop! Ini Dia Bahaya Pangku Laptop


                Bukan lagi pada eranya mesin tik, ataupun komputer-komputer besar yang tidak bisa dibawa ke mana-mana. Saat ini laptop menjadi barang penting yang sudah digunakan oleh siapa saja. Pelajar SD, SMP, SMA, mahasiswa, para pekerja hingga yang tidak bekerja. Penggunaan laptop bukan lagi sekedar sebagai alat mesin tik. Melainkan juga sebagai alat penghibur, baik digunakan untuk mencari informasi atau berita ataupun digunakan untuk sekedar bermain game.
                Tidak ada salahnya kita menggunakan laptop untuk mengetik tugas, sekedar mencari-cari informasi melalui sosial medai, ataupun hanya untuk meluarngkan waktu kosong dengan bermain game. Menjadi masalah di sini adalah saat kita meletakkan laptop tersebut di pangkuan paha. Banyak dari kita yang masih menyepelekan hal tersebut tanpa mengetahui efek sampingnya. Padahal, memangku laptop bukanlah hal yang bagus bagi kesehatan kulit. Terdapat efek negatif dari memangku laptop, yakni sindrom kulit terbakar (toasted skin syndrom) dan berpeluang terjadinya kemandulan bagi laki-laki terhadap buruknya reproduksi sperma.

Sa’ad bin Abi Waqqash ra


                Mendapat pilihan untuk memilih mencitai Ibu atau agama baru merupakan pilihan yang sulit. Begitulah ujian yang dihadapi oleh Sa’ad bin Abi Waqqas saat hatinya memilih untuk mencintai Islam. Sa’ad memiliki nama lengkap Sa’ad bin Abi Waqqash Malik bin Uhaib bin Abdi Manaf al-Qurasyi az-Zuhri al-Makki. Sa’ad lahir di kota Makkah, berasal dari suku Quraisy. Sa’ad merupakan sahabt Nabi yang termasuk dalam golongan as-Sabiqunal Awwalun (sahabat Nabi Muhammad Saw. yang pertama kali masuk Islam).
                Sa’ad bin Abi Waqqash dikenal sebagai paman Nabi Muhammad Saw. yang memiliki akhlak mulianya, seseorang yang berani serta memiliki kekuatan yang besar saat berperang. Sa’ad juga dikenal sebagai sahabat Nabi Muhammad Saw. yang memiliki kesungguhan iman. Sa’ad dikenal juga sebagai sahabat Nabi yang ahli dalam bekuda (farisul Islam)  dan  mahir menggunakan alat perang panah.  Hingga Sa’ad menjadi sahabat Nabi yang pertama kali memanah di dalam perjuangan membela Islam.

Thursday, March 3, 2016

Sehat Ala Rasulullah dengan Kurma dan Timun



Sudah menjadi jaminan Allah kepada manusia atas setiap kehidupan di dunia ini, termasuk dengan segala macam makanan yang ada di muka bumi guna bertahan hidup serta memperkuat kondisi tubuh. Seperti halnya buah-buahan dan sayur mayur. Allah menjadikan bumi tempat tinggal bukan tanpa perhitungan atau secara kebetulan, melainkan dengan perencanaan-Nya yang matang, termasuk hasil dari tanah.

Allah SWT berfirman: “Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah 2: 22).

Maha Kuasa Allah SWT yang menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi degan segala perencanaan-Nya yang matang. Tidak ada kekurangan, atau pun pilih kasih. Semua makhluk hidup dapat merasakan kenikmatan yang Allah SWT berikan, begitu pun dengan kaum non-muslim.