follow us

Resensi The Casual Vacancy




Judul Buku                    : The Casual Vacancy
Penulis                          : J. K. Rowling
ISBN                           : 978-602-9225-68-6
Penerbit                        : Qanita
Tahun Terbit                  : 2012
Tebal Halaman              : 512

Sinopsis
            Barry Fairbrother, adalah anggota dewan kota Pagford. Secara mendadak, penduduk kota Pagford sangat terkejut ketika Barry Fairbrother meninggal secara tiba-tiba di parkiran luar restoran klub golf, The Birdie. Ia meninggal di usianya yang baru awal empat puluhan. Barry diduga meninggal karena terserang penyakit ‘aneurisme’ yakni pecahnya pembuluh darah otak. Barry mempunyai seorang istri bernama Marry Fairbrother dan empat anaknya. Marry sangatlah benci pada sikap Barry yang begitu peduli terhadap keluarga Weedon, yang tinggal di Shield, khususnya Krystal, muridnya pada kelas olah raganya.
            Kota Pagford adalah kota kecil yang indah, bersih, penuh dengan moralitas yang tinggi, kota dengan masyarakat berpendidikan, bebas dari pecandu narkoba, tidak adanya anak-anak berandalan. Dari luar, Pagford terlihat seperti kota kecil yang damai khas Inggris, dengan alun-alun, jalanan berbatu, dan biara kuno. Sangatlah berbeda dengan kota Field.
            Namun di balik wajah nan indah itu, Pagford, tersembunyi perang yang berkecamuk. Si kaya melawan si miskin, remaja melawan orangtua, istri melawan suami, guru melawan murid. Semua itu tak seindah yang terlihat dari luar.
            Pagford dan Field, dua kota yang berdempetan, namun tidak memiliki hubungan yang harmonis. Perebutan kekuasaan perbatasan tanahlah yanng menjadikan dua kota tersebut bermusuhan. Ditambah lagi dengan ketakutan penduduk Pagford karena adanya anak dari keluarga Weedon yang bersekolah di Pagford, SMA Winterdown, Krystal Weedon.
            Di SMA Winterdown, ada Stuart Wall, yang biasa di panggil Fats, Andrew Price biasa di sapa Andrew, Sukvinder, Gaia, dan lain-lain. Fats dan Andrew adalah dua sahabat yang dekat. Dan Fats adalah seorang anak cerdas yang ingin mencoba berhubungan dengan Krystal Weedon.
            Setelah kematian Barry, timbulah keinginan dari penduduk kota Pagford untuk mengisi bangku Baryy Fairbrother. Ada Simon Price, Howard Mollison, Miles, Colin Wall.
            Namun naas, secara tiba-tiba para calon pengganti Barry dikejutkan dengan adanya The_Ghost_Of_Barry_Fairbrother yang membuka aib memalukan mengenai mereka. Simon Price adalah orang pertama yang aibnya dibuka. Dilanjutkan dengan Howard Mollison, dan Colin Wall.Semua anggota dewan dan penduduk Pagford mulai cemas, siapa orang di balik The_Ghost_Of_Barry_Fairbrother tersebut.
            Hubungan Fats dengan Krystal terus berlangsung, bahkan mereka pun melakukan persetubuhan, hingga ketika Krystal yang sangat bingung setelah di perkosa oleh Obbo, dia memutuskan untuk mengajak Fats bersetubuh tanpa menggunakan kondom yang menginginkan kehamilannya akan terlihat disebabkan oleh Fats. 
            Tiba saatnya pemilihan suara, pengganti kursi Barry Fairbrother. Akhirnya, suara dimenangkan oleh Miles. Dan kemenangan Miles pun di rayakan juga di pesta ulang tahun Howard Mollison.
            Di pesta Howard, Andrew dikejutkan dengan penghianatan Fats, ia bercinta dengan Gaia. Padahal Fats tahu bahwa Andrew sangat mencintai Gaia.
            Pagi yang cerah, tiba-tiba Obbo datang ke rumah Krystal untuk menemui Terry. Obbo adalah sahabat baik Teery, begitu dekatnya dia denga Obbo, Terri pun tak percaya bahwa Obbo telah memperkosa anaknya, Krystal. Ketika Krystal melihat Obbo, dia langsung ke luar rumah membawa Robby adik kecilnya. Krystal takut kalau Robby akan diperlakukan tidak baik oleh Obbo, sehingga dia memutuskan untuk kabur dari rumah dan membawa Robby.
            Karena Krytasl bingung akan membawa Robby ke mana, akhirnya ia memutuskan untuk bertemu dengan Fats dan melakukan percintaannya dengannya, ia berharap akan menjadi istri Fats dan mendapatkan tempat tinggal yang layak dengan Fats.
            Pertemuannya dengan Krystal sangat mengejutkan, karena Krystal membawa adiknya Robby, menurutnya Robby akan mengganggunya saat mereka melakukan persetubuhan. Akhirnya Robby ditinggal Krystal dan Fats, Krystal menyuruh Robby untuk diam di bangku pinggir jalan dengan di temani coklat yang sudah dibeli Krystal. Sedangkan krystal dan Fats, melakukan persetubuhan di semak-semak dekat sungai tak jauh dari tempat mereka meninggalkan Robby. Sambil mengawasi Robby, Krystal terus menikmati persetubuhan mereka dengan Fats tanpa menggunakan kondom. Namun di saat mereka sedang melakukan persetubuhan, Robby mendatangi Krystal dan merengek minta minum. Dan Krystal pun memarahi Robby karena merasa mengganggu persetubuhan mereka, Robby pun diusir. Dan akhirnya Robby memilih kabur, dan berkeliaran untuk membuat Krystal panik karena merasa telah kehilangan Robby. Namun naas, ketika Robby mnyusuri sebuah sungai, dia malah terjatuh dan tenggelam. Dan Robby pun tewas mengenaskan. Krystal pun merasa bersalah, dan melakukan aksi bunuh diri di kamar mandi rumahnya.
            Fats, yang merasa bersalah juga atas kematian Robby sangat terpukul. Fats pun akhirnya mengakui semua kesalahan-kesalah yang telah dia lakukan kepada Colin ayahnya. Tessa yang mengetahui anaknya telah melakukan kesalahan yang memalukan, merasa marah terhadap Fats. Dan ia pun memberitahu Fats bahwa Fats bukanlah anak kandung mereka, Tessa dan Colin. Tessa memberitahu bahwa fats adalah anak hasil hubungan inces yang mereka adopsi. Tessa merasa bahwa Fats adalah anak yang tidak tahu diuntung, sehingga dia memberitahu semua kebenaran mengenai Fats.
            Fats pun juga memberitahu bahwa The_Ghost_Of_Barry_Fairbrother adalah dia semua yang melakukannya.  Dan Gaia yang mengetahui Fats penyebab kematian Robby, merasa muak telah bercinta dengannya. Dan berfikir kenapa dia tidak bercinta dengan Andrew saja.
            Hingga akhirnya pemakaman Krystal weedon dan Robby dilaksanakan, peti mati berwarna pink dan putih terlihat jelas. Semua kenangan mengenai Krystal weedon, yang tidak hanya dikenal sebagai pelacur gratisan, namun juga dikenal sebagai anggota team dayung terbaik, telah terkubur dalam peti tersebut beserta piala kemenangan tim dayungnya. Fats pun menjadi orang yang terpuruk, dia hanya bisa meratapi kematian Robby dengan penyesalan dan kesedihan. Dan Fats pun tak mampu berbuat banyak, dia hanya bisa menjadi anak yang rapuh dan mengakui semua kesalahannya kepada ayahnya, Colin Wall.

Mengenai Penulis
            J. K. Rowling adalah penulis tujuh seri bestseller Harry Potter yang dipublikasikan sejak 1997 sampai 2007. Serial itu telah terjual lebih dari 450 juta kopi di seluruh dunia dan dipasarkan di lebih 200 negara, diterjemahkan dalam 73 bahasa, juga diadaptasi dalam 8 film blockbuster. Dan untuk The Casual Vacancy adalah novel besar tentang sebuah kota kecil, The Casual Vacancy adalah novel pertama J. K. Rowling untuk pembaca dewasa.

Kelebihan
            Kelebihan dari novel ini adalah penempatan karaket untuk setiap tokoh yang begitu banyak namun memiliki karakter yang berbeda-beda dan realistis dalam kehidupan nyata. Selain itu, novel ini tidak hanya membicarakan perseteruan politik saja, namun dengan detail Rowling juga memberikan cerita mengenai kehidupan anak remaja yang begitu nyata terhadap kehidupan modernisasi saat ini. Sehingga pembaca tidak akan merasa bosan dengan adanya cerita mengenai anak remaja.

Kekurangan
            Dari novel ini memiliki judul The Casual Vacancy, ayang berarti perebutan bangku kosong. Tapi entah kenapa menurut saya, dalam novel ini tidak terlihat aksi-aksi perebutan bangku kosong tersebut dari para calon anggota dewannya.
Kekurangan selanjutnya dalam novel ini adalah banyaknya tokoh yang satu sama lain saling berkaitan. Dalam novel ini sekiranya ada tiga puluh lebih tokoh yang dimainkan, dan semuanya saling berkaitan. Sehingga jika pembaca tidak menghafal nama tokoh satu-persatu dengan baik, atau tidak mencatat nama tokoh dari awal membaca novel ini, maka saya yakin, pembaca akan sedikit kebingungan antara tokoh ini memiliki hubungan apa dengan tokoh ini.
            Selain banyaknya tokoh yang saling berkaitan, kekurangan dalam novel ini adalah akhir dari ceritanya. Entah kenapa, menurut saya akhir dari cerita The Casual Vacancy ini menggantung, seperti bagaimana nasib Marry selanjutnya setelah ditinggal kematian Barry, bagaimana hubungan Andrew dengan Gaia? Apakah mereka akan saling mencintai? Bagaimana dengan Fats, setelah menyesali bahwa dia penyebab kematian Robby dan mengetahui bahwa dia bukan anak kandung dari Coling Wall dan Tessa! Dan masih banyak lagi cerita dalam novel ini yang menurut saya masih bisa dilanjutkan ceritanya.
            Entah memang Rowling sengaja, dan berniat membuat novel ini berlanjut layaknya Harry Potter? Jika iya, maka saya yakin Rowling akan mendapatkan kejayaannya kembali  seperti saat ia menerbitkan novel Harry Potter.

3 Responses to "Resensi The Casual Vacancy"

  1. Wah, komplit :-)
    agak keliru dikit aja, sbnrnya Howard Mollison gak ikut perebutan kursi anggota dewan kota loh, kan dia sendiri ketua dewan kotanya :-)
    #efek dr byknya tokoh, aq jg sempat salah bilang kalo parminder jg mencalonkan diri, pdhal dia emang anggota dewan jg teman dekatnya barry :-)

    oiya, salam kenal ya..

    BalasHapus
  2. hehe ya nih, engga dari awal nyatet nama2 tokohnya. jadi bingung sendiri... hehe

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel