Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Selamat Membaca

Sepi, Sunyi, Sendiri, Mati


Sepi adalah sendiri
Ramai adalah bisa jadi sunyi
Berdiri, dan lari
Hingga berujung mati

Adakah di surga anak sebatang kara
Hidup di dunia, berpisah dari orangtua
Iakah anak durhaka?
Hingga masuk neraka?

Bersama dengan tiada
Baginya menjadi sama
Semoga bukan ego angkara
Disebab buta mata,
Hati

Aku hanya ingin menjadi
Seperti yang terjadi dalam mimpi
Membuat imaji, menjadi hidup
Menciptakan hati terus berdegup

Aku hanya rindu
Sebuah peluk
Telah menjadi candu
Di antara hati yang pilu
1 dekap,

Dalam mata terpejam, lelap
Memberi waktu raga bercerita
Bercerita tentang problematika,
Sampai cinta

Aku memang sendiri
Bersama diri
Melumat sunyi
Sampai mati

2016
nursaidr
nursaidr Saya biasa dipanggil Said. Aktivitas sekaligus pekerjaan saya saat ini sebagai fulltime bloger. Biasa menulis tentang apa? Apa saja, selama tulisan itu mengandung nilai informasi yang bermanfaat untuk pembaca.

Posting Komentar untuk "Sepi, Sunyi, Sendiri, Mati"