Sunday, June 12, 2016

7 Amalan Penyempurna Puasa Ramadhanmu


Bulan ramdhan menjadi bulan yang penuh keberkahan bagi umat muslim di seluruh dunia. Kehadirannya  yang sangat dinantikan, bahkan Rasulullah Saw sendiri sangat menunggu-nunggu kedatangan bulan suci ramadhan ini dan selalu sedih saat bulan ramadhan meninggalkannya. Disebutkan Rasulullah Saw menyebut bulan Ramadhan sebagai tamu mulia. Dan yang lebih spesial adalah bulan ramadhan menjadi bulan yang disucikan dan dimuliakan oleh Allah SWT.

Berbagai macam peristiwa terjadi pada bulan ramadhan. Beberapa hadits dan keterang lain pun menyebutkan bahwa semua kitab suci diturunkan pada bulan ramadhan. Nabi Ibrahim yang menerima kitab Zabur pada hari pertama/ketiga bulan ramadhan. Nabi Daud menerima kitab Zabur pada hari ke dua belas/delapan belas. Nabi Musa dan Isa sama-sama menerima kitab Taurat dan Injil. Dan sebagai penutup, Nabi Muhammad Saw menerima kitab Al-Qur’an pada tanggal 17 di bulan ramadhan.

Tidak hanya sampai di situ saja kelebihan bulan ramadhan ini. Bulan ramadhan pun masih menyimpan keistimewaan lainnya sebagaimana disebutkan adanya keutamaan di bulan suci ini. Keutamaan pertama adalah diturunkannya Al-Qur’an. Kedua berlipat gandanya amal sholeh. Ketiga menjadi bulan yang penuh keberkahan. Keempat menjadi bulan pengambunan dosa. Kelima di mana menjadi bulan ditutupnya pintu nerakadan dibukanya pintu surga. Keenam menjadi bulan untuk mendidik menuju manusia yang bertaqwa. Ketujuh menjadi bulan di mana terdapat malam lailatul qadar. Ketujuh keutamaan inilah yang menjadi bulan ramadhan menjadi spesial.

Melihat betapa spesialnya bulan ramadhan ini, sampai-sampai Rasulullah Saw memperingati umatnya agar menyambut dan mempersiapkan diri di bulan suci ramadhan. Dalam mempersiapkan diri hal ini dikarenakan pada bulan ramadhan, umat muslim tidak hanya sekedar berpuasa saja. Lantaran masih banyak amalan-amalan yang dapat menyempurnakan puasa ramadhan. Berikut amalan-amalan di bulan ramadhan yang dapat menyempurnakan aktivitas di bulan ramadhan guna mendapatkan keberkahan hidup dari Allah SWT.

Pertama membaca Al-Qur’an. Ya, membaca Al-Qur’an menjadi anjuran dan amalan utama lainnya selain berpuasa di bulan ramadhan. Hal ini dikarenakan diturunkannya  Al-Qur’an di bulanramadhan. Oleh karena itu, Rasulullah Saw lebih sering membaca Al-Qur’an di bulan ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya. Imam Az-Zuhri berkata, “Apabila datang ramadhan, maka kegiatan utama kita selain berpuasa adalah membaca Al-Qur’an.”

Kedua memberi makan untuk orang yang berbuka puasa. Ya, kegiatan berbagi makan gratis baik saat saur maupun berbuka puasa di Indonesia ini memang tidak asing lagi bagi kita umat muslim. Dan ternyata, hal ini bukanlah menjadi kegiatan yang sia-sia semata, dan menjadi amalan penyempurna bulan ramadhan. “Barang siapa  memberi makanan berbukan kepada orang-orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala senilai pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut.” (HR. Turmudzi dan An-Nasa’i).

Ketiga menyebarkan dakwah Islam. Di bulan ramadhan ini jangan sampai kita menyia-nyiakan di mana menjadi bulan pembelajaran umat muslim menjadi orang yang bertaqwa. Di bulan inilah, umat muslim berlapang dada menerima nasihat-nasihat dikarenakan suasana ramadhan yang penuh kedamaian dan keberkahan. 

Keempat melaksanakan salat tarawih. Ibadah sunnah salat tarawih menjadi ke khasan ibadah di bulan ramadhan.  Rasulullah Saw sendiri melaksanakannya berjamaah sebanyak 11 rakaat, dan disebutkan oleh Umar bin Khattab menyebutkan jumlah rakaat salat tarawih 21 atau 23 rakaat. Salat  tarawih sendiri bisa dilakukan berjamaah di masjid ataupun di rumah sendiri. Dan yang spesial dari salat tarawih adalah terdapat hikmah dari setiap malam pertama hingga tiga puluh salat tarawih. Seperti malam pertama salat tarawih dosa orang yang keluar salat malam di hari pertama seperti saat dia baru lahir. Pada malam kedua diampuni dosa kedua orangtuanya. Dan seterusnya.

Kelima melakukan i’tikaf. I’tikaf adalah kegiatan berdiam diri di masjid guna melakukan ibadah, baik berzikir salat sunnah, maupun membaca Al-Qur’an. Abu Sa’id Al-Khudri meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw pernah beri’tikaf di bulan ramadhan pada awal, pertengahan dan paling sering di 10 hari terakhir bulan ramadhan.

Keenam melaksanakan salat malam. Ya, melaksanakan salat malam memang tidak hanya dilakukan di bulan ramadhan saja. Namun, ada yang berbeda melaksanakan salat malam di bulan ramadhan. Ya, melaksanakan salat malam di bulan ramadhan terdapat malam yang nilainya setara dengan malam seribu bulan, yaitu malam lailatul qadar. Rasulullah Saw sangat menjaga malam ini agar bisa mendapatkan malam lailatul qadar.


Ketujuh adalah memperbanyak taubat. Ya, seperti yang sudah diketahui, bahwa di bulan ramadhan, Allah SWT menutup pintu neraka dan membuka pintu surga. oleh karena itu, sangat merugilah orang-orang yang tidak memperbanyak taubat di bulan suci ramadhan ini. Dan masih banyak amalan-amalan lainnya yang dapat menyempurnakan puasa kita di bulan ramadhan. Semoga kita semua menjadi orang-orang yang bertaqwa dan mendapat ampunan Allah SWT. Aamin ya Rabbal alamin.    *(NSR/berbagaisumber).

Thursday, June 9, 2016

Say Yes for Entrepreneur: Jadilah Mahasiswa Cerdas dengan Berwirausaha


Sebagai generasi muda, menuntut ilmu memang sudah menjadi sebuah kewajiban. Secara gamblang Islam menegaskan bahwa menuntut ilmu itu wajib hukumnya bagi kaum muslimin dan muslimah. Oleh karena itu, menjadi seorang mahasiswa adalah hal biasa yang harus dijalani.
Namun berbeda dengan mahasiswa yang juga memiliki pangkat sebagai seorang wirausawan muda. Berwirausaha tidak memandang status ijasah sekolah, karir, gender, dan lainnya. Menjadi wirausaha dapat dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja.
Wirausaha atau biasa disebut juga entrepreneur merupakan kegiatan di bidang perdagangan yang membutuhkan tenaga, pikiran guna mencapai kesuksesan yang dituju. Biasanya, orang melihat kegiatan wirausaha pada beberapa hal seperti menjadi bos, memiliki pnedapatan sendiri, medapatkan jaringan luas, pengalaman, menciptakan lapangan pekerjaan dan lainnya.

Nusaibah binti Ka’ab: Srikandi Perang Sahabat Rasulullah Saw


Nusaibah binti Ka’ab yang biasa disebut Ummu Imarah adalah seorang istri yang sangat berani dalam menghadapi peperangan. Ia menjadi satu dari dua perempuan yang bergabung dengan 70 laki-laki Anshar yang berbaiat kepada Rasulullah Saw di Aqabah. Perjuangan serta keberaniannya di medan perang sangat di akui oleh Islam.

Perempuan yang menjadi istri Ghaziyyah bin Amru ini hampir selalu ikut dalam membantu memenangkan umat Islam melawan musuh-musuhnya. Apa yang dilakukan Nusaibah semata guna memberikan contoh kepada semua orang mengenai arti menjadi seorang wanita. Ia ingin memberikan contoh kepada setiap muslimah bahwa wanita muslim juga harus ikut berperan aktif dalam menegakkan kebenaran Islam.

Zahid ra yang Memilih Berperang dari Malam Bulan Madunya



Dikisahkan zaman Rasulullah Saw hidup seorang sahabat bernama Zahir ra. Ia tinggal di Suffah masjid Madina dan usianya sudah menginjak 35. Kendati usianya yang sudah kepala tiga tersebut, Zahid belum juga menikah. Bukan dari keluarga yang kaya raya, menjadi alasan Zahid tidak juga menikah.

Saat sedang mengasah pedangnya, tiba-tiba saja Zahid kedatangan Rasulullah Saw dan mengucapkan salam kepadanya. Zahid pun agak kaget dan menjawab salam Rasulullah dengan sedikit gugup. Percakapan di antara mereka pun terjadi.

Stop Maksiat! Saatnya Menjadi Generasi Muda Anti Maksiat




Nama: Muhamad Hizbullah
Tempat, tanggal lahir: Lombok, 20 Juli 1990
Profesi: pengisi acara syiar akbar ramdhan RCTIPresenter acara serambi Islami Tafsir al-Quran TVRI

Sebagai generasi muda, kita harus sadar betul betapa pentingnya diri kita untuk orang banyak. generasi muda yang sering disebut sebagai agen perubahan menjadi harapan bagi bangsa itu itu sendiri, menjadi kebanggaan bagi setiap orangtua, dan menjadi penerus penyebaran dakwah nilai-nilai Islam di Indonesia. Hal ini jelas karena Indonesia menjadi negara muslim terbesar di dunia.