follow us

Peri Hujan

Melihat kaki-kaki kecil menapaki bumi.
Gemericik bulir air memberikan melodi indah.
Menari-nari di bawah sinar rembulan.
Ahh indahnya jika aku bisa ikut menari bersama mereka.

Lingkar2 nada not merasuki pikiran ini.
Menghipnotis bawah sadar  untuk bergoyang.
Melupakan tajamnya udara dingin yg menusuk tubuh ini.

Jakarta, 8 Des 2013.

2 Responses to "Peri Hujan"

Hanat Futuh Nihayah mengatakan...

nice poem. keep writing :)

Nur Said Rahmatullah mengatakan...

thanks.... :D

Diberdayakan oleh Blogger.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel