follow us

Antropologi Agama; 3 Agama Besar di Dunia

1.      SISTEM KEYAKINAN
SISTEM KEYAKINAN YAHUDI
            Umat yahudi meyakini keyakinan tentang Tuhan yaitu Tuhan yang Mahaesa, yaitu pencipta dunia yang menyelamatkan bangsa Israel dari penindasan di Mesir, menurunkan undang-undang Tuhan (Torah) kepada mereka dan memilih mereka sebagai cahaya kepada manusia sedunia.
Keyakinan tentang kenabian kaum yahudi yakni diyakini pada Nabi Ibrahim dan Ishak, Yakub yang telah menurunkan bangsa yahudi. Menurut pengembangan isi dari kitab yahudi, bahwa Tuhan telah membuat perjanjian kepada Ibrahim bahwa beliau dan cicitnya akan diberi rahmat jika mereka selalu beriman kepada Tuhan. Hingga perjanjian itu diulangi kembali oleh Ishak dan Yakub, sehingga mereka percaya bahwa merekalah orang yang terpilih sebagai penganut agama Yahudi. Kata Yahudi diambil dari salah satu anak keturunan Yakub dari salah satu istrinya Lea yang melahirkan seorang anak bernama Yahuda, sehingga pada saat itulah agama Yahudi dinisbatkan.
Keyakinan mengenai pahala dan dosa, umat yahudi meyakini adanya pahala atas perbuatan baik kita di dunia dan adanya dosa atas perbuatan buruk kita di dunia yang semuanya itu akan dipertimbangkan setelah mereka mati. Keyakinan kehidupan sesudah mati telah diyakini umat Yahudi, yang mereka meyakini bahwa kehidupan mereka sesudah mati akan ditentukan oleh amal baik dan buruk mereka di dunia. Keyakinan kebahagiaan/kekeselamatan umat yahudi adalah bahwa Tuhan mereka yang Mahaesa, yang telah meyelamatkan mereka bangsa Israel dari penindasan di Mesir.

SISTEM KEYAKINAN KRISTEN
            Umat kristen meyakini bahwa Tuhan mereka adalah Tuhan Yesus Kristus dan mesias sebagai juru selamat. Umat kristen meyakini bahwa Tuhan mereka adalah Tuhan Tritunggal yang Mahakudus yakni Bapak, anak dan roh kudus.
Keyakinan mereka terhadap Nabi di dasarkan pada doktrin kejatuhan (fall) yakni Adam yang telah melanggar aturan Tuhan untuk tidak memakan buah pengetahuan, sehingga Adam dijatuhkan dari surga ke bumi, dan membuat adanya ajaran bahwa manusia memerlukan ritual penebusan dosa yang dilakukan oleh kemurahan (grace) Tuhan dengan mengorbankan putra tunggalnya, Isa al-Masih untuk disalib menjadi “sang penebus”
Keyakinan mereka terhadap pahala dapat diperoleh oleh perbuatan baik mereka,  dan dosa mereka dapat dihilangkan melalui upacara upacara Sakramen Ekaritsi yakni upaca penebusan dosa yakni upaca penyatuan diri kepada Isa al-Masih dengan memakan roti dan minum anggur yang telah ditransubstansiasikan menjadi daging dan darah Isa al-Masih.
Keyakinan umat kristen terhadap kehidupan setelah mati juga ada, mereka juga mempercayai adanya surga dan neraka. Kebahagiaan/keselamatan umat kristen yaitu terdapat pada Isa al- Masih yang telah mengorbankan nyawanya untuk disalib sebagai upacara penebusan dosa.

SISTEM KEYAKINAN ISLAM
            Keyakinan umat Islam terhadap Tuhan yaitu hanya pada satu Tuhan Dialah Allah Swt. Tidak ada Tuhan lain selain Allah, tidak dalam wujud benda ataupun manusia, tak nampak namun dipercayai sebagai sang khaliq yang segala-galanya. Dan dipercayai selalu berada di hati manusia itu sendiri.
Keyakinan terhadap Nabi diyakini kepada Nabi Muhammad Saw, umat Islam mempercayai bahwa Nabinya adalah Nabi Muhammad sebagai Nabi yang terakhir setelah Nabi Isa as. Keyakinan umat Islam terhadap Nabi Muhammad Saw bahkan dijadikan sebagai salah satu syarat menjadi seorang muslim (lihat pada kalimat syahadat).
Keyakinan terhadap pahala dan dosa pun mereka mempercayainya, bahwa pahala akan dapat diperoleh setelah mereka melakukan perbuatan baik/perintah Allah. Dan dosa dapat diperoleh setelah mereka melakukan perbuat buruk/larangan Allah.
Kehidupan sesudah mati umat Islam mempercayai, bahkan mereka meyakini bahwa keidupan sebenarnya adalah di alam akhirat nanti. Yang di mana mereka akan di posisikan di surga atau di neraka sesusai dengan amal ibadahnya.
2.       UPACARA KEAGAMAAN
UPACARA KEAGAMAAN YAHUDI
            Upacara keagamaan yahudi adalah sebagai berikut:
Dalam agama Yahudi terdapat berbagai ritual dan upacara agama, diantaranya:
1.      Sembahyang dan doa
Mereka melakukan sembahyang sehari tiga kali secara berjamaah dengan menghadap kiblat mereka, baitul muqaddas. Mereka juga mendirikan sinagog-sinagog sebagai pusat mengajarkan agama.
  1. Puasa
Mereka diwajibkan puasa pada hari kesepuluh pada setiap bulan ketujuh serta melakukan puasa-puasa khusus, setipa ada musibah atau bencana yang menimpa bani israil.
  1. Qurban
Penyembelihan binatang pada mazbah (tempat penyembelihan yang tirdiri dari dua belas tiang). Adapun macam-macam kurban adalah:
a. Korban pengampunan dari dosa dan kesalahan
b. Korban kebaktian sebagai tanda rasa syukur
c. Korban penyucian setelah terkena najis
d. Korban hasil ternak


UPACARA KEAGAMAAN KRISTEN

            Upacara keagamaan umat Kristen salah satunya adalah baptisan. Tidak berbeda jauh dengan Islam yaitu masuknya mualaf dengan peralatan al-quran, Baptisan merupakan sebuah ritual dan sakramen menggunakan air, yang menandakan seseorang berkomitmen menjadi seorang Kristen dan tergabung menjadi anggota Gereja. Ada Gereja yang memperbolehkan baptisan dengan air yang dipercikkan (misalnya Gereja Katolik dan Othodox), ada Gereja yang mengharuskan baptisan dilakukan dengan diselamkan kepada air seperti Yesus (misalnya Gereja Kristen Protestan dan Karismatik).

UPACARA KEAGAMAAN ISLAM
            Upacara agama Islam seperti kita ketahui sebagai agama kita sendiri ada banyak upacara keagamaan; ritual mualaf masuk Islam dengan mengucapkan kalimat syahadat dan didampingi oleh beberapa orang saksi serta bersaksi di atas al-Qur’an, maulid Nabi Muhammad Saw, sebagai upacara penghormatan atas kelahiran Nabi Muhammad biasanya dilakukan dengan jumlah jama’ah yang banyak, serta ada dakwah-dakwah yang mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad Saw serta pembacaan solawat, dan lain-lain.

3.      PERALATAN KEAGAMAAN

SIMBOL KEYAKINAN YAHUDI             

simbol umat Yahudi yang paling terkenal adalah bintang daud. Dinamakan bintang daud, karena menurut agama yahudi simbol ini terbentuk oleh Nabi Daud terhadap ajaran Yahudi.


SIMBOL KEYAKINAN KRISTEN                                                          

            Salib Kristen, dipandang sebagai representasi dari instrumen penyaliban Yesus Kristus, adalah simbol agama yang paling terkenal dari kekristenan. Hal ini terkait dengan salib (sebuah salib yang mencakup representasi biasanya tiga-dimensi dari tubuh Yesus) dan kepada keluarga yang lebih umum dari simbol salib.

SIMBOL KEYAKINAN ISLAM                

            Bulan sabit dan bintang adalah simbol yang diakui secara internasional sebagai simbol agama Islam. Simbol ini muncul di bendera beberapa negara Muslim, dan bahkan bagian dari lambang resmi International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies. Bila umat Kristen punya Salib, umat Yahudi punya Bintang Daud, dan umat Muslim punya bulan sabit.

4.      EMOSI KEAGAMAAN

EMOSI KEAGAMAAN ISLAM
Pandangan Islam terhadap agama Kristen juga telah diselewengkan oleh para penganutnya. Penyelewengan yang paling besar ialah iktikad mereka terhadap konsep Trinity, ialah konsep tiga Tuhan dalam satu (bersama) yaitu God The Father, Jesus The Son, and The Holy Spirit (Ruhul Qudus). Iktikad mereka ini ditolak oleh Allah melalui firman-Nya: “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah al-Masih putera Maryam”, padahal al-Masih sendiri berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” Sehingga dapat disimpulkan bahwa Islam menganggap bahwa Tuhan mereka yang satu Mahasegalanya yaitu Allah Swt.

EMOSI KEAGAMAAN KRISTEN
            Beberapa faktor Pandangan umat Kristen terhadap Islam (Nabi Muhammad Saw):
Pertama: Ditemukannya ajaran Muhammad yang bertentangan dengan ajaran Isa Al-Masih. Seperti naik haji. Menurut orang Kristen, mengelilingi ka'bah sebanyak tujuh kali dan mencium batu hitam mustahil merupakan ajaran dari Allah. Ajaran lainnya adalah arah kiblat ketika sembahyang. Menghadap hanya pada satu arah pada saat-saat tertentu menunjukkan bahwa Allah bukanlah Allah yang tak terhitung atau terbatas, Allah yang dapat berada dimanapun pada saat yang bersamaan.
Kedua: Yang menyebabkan umat Kristen menolak kenabian Muhammad adalah Shalawat Nabi yang harus disampaikan kepadanya. Pada Sura Al-Ahzab 33:56 tafsiran Al-Quran Departemen Agama RI tahun 1978, catatan kaki No.1230 berbunyi: Bershalawat jika dari Allah artinya memberi rahmat, jika dari malaikat-malaikat artinya meminta ampunan (dosa), jika dari umat Islam/Mukmin artinya berdoa supaya kepada Nabi Muhammad diberi rahmat (dan kemuliaan) seperti misalnya Allahu-Ma Shalliala Muhammad”. No.1231 - Dengan mengucapkan perkataan seperti Assalamu Alaika Ayyuhan Nabi artinya: Semoga keselamatan tercurah kepadamu Hai Nabi (Muhammad).
Bagaimana mungkin orang Kristen dapat mengikuti seorang Pemimpin yang keselamatannya masih perlu didoakan oleh pengikutnya?
Ketiga: Tidak adanya nubuat dalam Injil maupun kitab-kitab sebelumnya tentang kedatangan Muhammad.
EMOSI KEAGAMAAN YAHUDI
Selama ini manusia selalu beranggapan bahwa orang kristen identik dengan orang Yahudi, dan agama Kristen identik dengan agama Yahudi / Yudaisme. Mungkin karena menggunakan Perjanjian Lama yang sama, dan nabi-nabinya sama, dan khususnya karena Yesus adalah orang Yahudi. Padahal sebetulnya Kristen sama sekali tidak sama dengan agama Yahudi / Yudaisme, dan sampai saat ini mayoritas orang Yahudi adalah orang-orang yang anti Kristen / menolak pandangan Kristen. Dalam hal apa saja pandangan / kepercayaan mereka bertentangan dengan kekristenan
5.      KELOMPOK KEAGAMAAN
KELOMPOK KEAGAMAAN ISLAM
            Pemikiran dan pola hubungan umat Islam baik internal maupun antar agama sangatlah terbuka. Islam. Sejak zaman Nabi Muhammad Saw Islam sudah diajarkan untuk selalu bersaudara/bersahabat dengan agama non-muslim. Begitupun dengan hubungan antar agama, Islam menganggap bahwa kita semua adalah saudara seagama.
KELOMPOK KEAGAMAAN YAHUDI
            Yahudi sangatlah membenci agama nasrani karena mereka menganggap agama nasrani adalah sudah salah dalam mengartikan Tuhan. Sehingga mereka tidak mau disamakan dengan agama nasrani, bahkan tidak jarang agama Yahudi sering menyerang agama Nasrani. Adapun dalam agama, mereka sangatlah bersahabat, seakan mereka sudah seperti saudara sendiri. Sama seperti Islam.




DAFTAR PUSTAKA
Hakim, Agus. 2006. Perbandingan Agama. Bandung: Diponegoro.
Ridwan, Zaynur. 2010. The Greatest Design. Jakarta: Salsabila Kautsar Utama.
Budi Utami Fahnun, Sejarah Yahudi. www.nustaffsite.gunadarma.ac.id/ 7-2-2009 diakses pada tanggal 10-3-2011.
Wikipedia Indonesia, Yahudi.www.id.wikipedia.org/ 4-2-2009 diakses pada tanggal 10-3-2011.

0 Response to "Antropologi Agama; 3 Agama Besar di Dunia"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel