Selamat Datang

Satu Sembilan Tiga Enam

[Lanjutan Puisi "Dua Dua Nol Delapan "] Di sini aku terus bertahan …

Tak Tahu

Aku tak tahu kenapa aku menutup mata Aku tak tahu kenapa aku meredam yang ter…

Dua Dua Nol Delapan

Aku masuk kandang Dalam ruang Yang belang Tak ada cahaya Karena ini bu…

Pagiku untuk Manusia Hebat

Pagiku untuk Manusia Hebat Pagiku segera datang Membawa kebahagiaan, cahaya t…

Bermain Bara Neraka

Aku hanyalah manusia berdosa Bermain dengan bara neraka Pagi beriman Menjadi…

Di Bawah Sinar Senja

[SENJA] Kami, Sekumpulan langkah kaki anak-anak penuh manja Meninggal…
Diberdayakan oleh Blogger.