follow us

Sekelumit Kisah "Romantika" Koruptor

Ada yang bilang mereka koruptor
Ada yang bilang juga mereka lumpur kotor

Bagiku mereka hanyalah tai kucing
Berebut kursi hanya untuk menjadi maling

Katanya mereka merakyat
Nyatanya, hanya bikin rakyat melarat

Gonjang-ganjing dengan seribu janji
Menghipnotis rakyat menjadi simpati

Babak awal saling tersenyum
Akhir babak, saling manyun

Petugas kebersihan datang menyerok tai kucing
Mewakili rakyat membasmi maling

Mengira ini adalah telur emas
Eh ternyata, hanya bikin hati menjadi was-was

Pemeran utama menanggung dosa
Anak menanggung asa

Asa, tidak dilahirkan dekat dengan tai kucing
Agar tidak dicaci bau tai kucing

Dosa apa mereka?
Hingga harus merasakan neraka!

Tangsel, 29 Maret 2014

3 Responses to "Sekelumit Kisah "Romantika" Koruptor "

rudizaher mengatakan...

Dosa lisan yg berkata kotor dan menghasut manusia agar putus asa

Nur Said Rahmatullah mengatakan...


itu maksudnya apa mas rudi dosa lisan yang berkata kotor?
menghasut manusia agar putus asa?

rudizaher mengatakan...

maaf mas, bahasanya trlalu kasar. apa bedanya dengan koruptor itu sendiri. Tidak semua mereka ".... kucing” mungkin trjerumus oleh lawan politik, mungkin karna lemah iman, mungkin ada propaganda media, ato alasan lain yg membuat kita husnuzon dan punya harapan atas negeri ini....

Diberdayakan oleh Blogger.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel